Search

Rupiah Rabu Pagi Menguat Tajam ke Rp14.607/USD; Dollar Asia Tertekan oleh Stimulus Eropa - Vibiznews

Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu pagi ini (22/7), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau menguat tajam, sementara dollar AS di pasar Asia turun terbatas setelah terkoreksi 3 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat tajam 0,91% atau 134 poin ke level Rp 14.607 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.741.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.605, kemudian bergerak masih stabil ke Rp14.607, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.607. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar agak merosot di pasar uang Asia setelah terkoreksi 3 hari di sesi sebelumnya; tertekan oleh melonjaknya euro ke level 1 tahun lebih tertingginya oleh kesepakatan para pemimpin Eropa untuk program stimulus besar bagi pemulihan ekonomi Eropa.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini turun ke level 95,10, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 95,15.

Sementara itu, IHSG Rabu di awal sesi pertama, terpantau menguat 26,894 poin (0,53%) ke level 5.141,063, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya variatif dengan bias melemah setelah para pemimpin Eropa sepakat untuk program stimulus USD2 triliun bagi pemulihan ekonomi Eropa.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia bergerak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 14.315 – Rp 14.940.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

Let's block ads! (Why?)

Read Again Vroh https://www.vibiznews.com/2020/07/22/rupiah-rabu-pagi-menguat-tajam-ke-rp14-607-usd-dollar-asia-tertekan-oleh-stimulus-eropa/

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Rupiah Rabu Pagi Menguat Tajam ke Rp14.607/USD; Dollar Asia Tertekan oleh Stimulus Eropa - Vibiznews"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.